Abstrak
: Reformasi administrasi dan governance yang di lakukan oleh pemerintahan yang
sebelumnya dan yang masih harus dilakukan adalah alat Pemerintah untuk
melaksanakan kebijakan dan programnya. Keluhan masyarakat biasanya terjadi
karena ada kesenjangan antara kebijakan
yang tidak konsisten dan kinerja birokrasi yang tidak efisien, tidak efektif,
dan tidak transparan. Karena itu, cita-cita reformasi akan kandas bila tidak
ada gerakan ke arah reformasi administrasi dan governance. Reformasi harus
mencakup unsur system dan perilaku birokrasi dan langkah langkah yang di
lakukan sejalan dengan tantangan lingkungan stratejik dan cepatnya perubahan
zaman yang di hadapi. Tuntutan reformasi administrasi yang berfokus pada
peningkatan “ daya Guna”, hasil guna, bersih dan bertanggung jawab, serta bebas
KKN mengandung makna perlunya langkah-langkah pendayagunaan terhadap system
reformasi administrasi. Dengan demikian, tuntutan reformasi perlu menjadi salah
satu agenda utama yang harus dijalankan oleh pemegang kekuasaan . Terlaksananya
agenda reformasi administrasi ini pada gilirannya merupakan tantangan yang
harus di laksanakan sebagai pemangku kepentingan bagi kualitas kemampuan
manajerial maupun kepemimpinan Presiden selaku kepala pemerintahan, berserta
para birokrat.
Kata
kunci : Reformasi, Daya guna, Unsur system, kebijakan